5D4N Feels like Europe in Thailand

img_2143

Sawasdee kruuuubbbb ^^,

Hai hai semuaaa, aku mau bagi-bagi pengalaman nih, pengalaman backpacker manjah 3-7 Desember 2016  kemarin ke Thailand. Ini kali kedua (jangan nyanyi lagu Raisa ya) aku traveling ke Thailand. Yang pertama aku ke sana sekitar tahun 2011 dengan menggunakan travel, seru sih tapi jujur emang jauh lebih seruuu berangkat sendiri dibanding pake travel. Waktu itu tujuan travelnya ya yang umum-umum aja sekitar Bangkok dan Pattaya. Setelah baca banyak referensi dan Thailand sangat luas, maka aku berdua aja dengan temen cembul aku si Putri berangkatlah mengexplore bagian utara, tengah, dan selatan Thailand. Nah ini aku kasi tau detailnya.

Day 1. Chatucak Weekend Market

Hal pertama yang dipikirin kalo mau backpacker kemana pun so pasti tiket promo! Tentunya dengan membeli tiket promo akan menekan budget kita, dan kemarin aku beli tiket promo Air Asia pulang pergi dari Ngurah Rai Airport (Bali) ke Don Mueang (Thailand). Nah pada Sabtu pagi pesawat kita flight pukul 7:45 am dan sampe di Don Mueang International Airport pada 10:55am. Setelah kelar mengurus imigrasi dan ngambil bagasi, aku pergi ke counternya True Move untuk beli kartu internet, penting banget buat online ketika traveling sendiri karna sangat butuh maps, google translate, update2 :p, dll. beli kartu provider Thailand akan lebih murah ketimbang pake paket internet provider Indonesia. Untuk menuju counter ini, setelah ambil bagasi kalian turun eskalator dan belok kiri.

img_2146

Setelah selesai mengurus provider, tepat di depan counter adalah pintu keluar menuju halte bus. Kita langsung ke hotel pertama kita yakni G9 Hotel Bangkok dengan bus A1 dengan tujuan Chatucak. Selalu bawa print tiket hotel kemana pun kalian pergi, ketika masuk bus kalian bisa tunjukkan pada kernetnya alamat hotel yang ada pada tiket hotel, dan nanti dia akan kasi tau dimana kalian harus turun. Bus berhenti di halte dekat dengan BTS Mo Chit. Untuk menuju hotel kalian tinggal jalan ke arah balik dari jalan raya karna lebih deket, lebih tepatnya kalian bisa pake google maps atau waze aja. Untuk yang males jalan bisa pake Grab Taksi, atau Tuk-Tuk. semuanya aku rasa dijamin aman, apalagi pake Grab mudah dan harganya pasti, apalagi supirnya lumayan bisa bahasa inggris, sedangkan tuk-tuk harus sedikit nawar lagi ya. Kita pilih G9 Bangkok Hotel karna hotelnya deket dengan Chatucak weekend market.

 

img_2199

Setelah check in dan taruh barang di kamar, karna uda siang dan laperr, kita pergi cari makan dulu, dan yang terdekat ada Seven Eleven, selama di Thailand kita selalu makan di Sevel karna ada makanan instan yang tinggal di oven. Rasanya dijamin enak dan murah, makanan start from 25 bath-45 bath, thai tea 14-25 bath. Dan jangan lupa beli Thai Tea disini enaaakk bgtt.

img_2145

Setelah habis makan kita lgsg cau ke Chatucak Weekend market yang jaraknya tidak terlalu jauh dari hotel. Chattucak ini hanya buka di hari sabtu dan minggu aja ya. Karna lumayan lelah setelah flight, dll, maka kita ke chatucak naik tuk-tuk. Sesampainya chatucak, namanya juga cewek langsung heboh buat belanja sampe-sampe aku beli tas yang lumayan besar kaya koper ^^. Harga barang-barang disini rata-rata 100 bath ke atas seperti baju, tas, sandal, dll. Dijamin gemes dan murcek.

img_2195

$.Cost : (1 Bath = Rp.390)

  1. Tiket pesawat Air Asia PP Rp.2.250.000 termasuk bagasi 20kg.
  2. Kartu provider True Move untuk 1 minggu internet 199 bath.
  3. Bus A1 dari bandara ke Chatucak 30 bath
  4. Hotel G9 Bangkok Rp. 296.000
  5. Tuk-tuk dari hotel ke Chatucak weekend market 70 bath

Day 2. Palio Vilage, Primo Piazza, The Bloom

Nah di hari kedua ini, kita berangkat ke utara Thailand. Saran aku sih berangkat sepagi mungkin agar banyak waktu jalan-jalan ketika sampai di Khao Yai. Kita berangkat jam 6 pagi dari hotel ke Mo Chit 2 bus terminal dengan menggunakan Grab karna jaraknya lumayan jauh kalo jalan hehe. Sampai di terminal, kita langsung membeli tiket bus menuju Pak Chong di loket 49. Busnya berangkat setiap 30 menit. Sekali lagi selalu nanya sama petugasnya di terminal yang mana bus kalian, supaya ga ketinggalan.

img_2198

Foto loket 49 dan tiketnya (21-160 adalah no.bus, 78 adalah gate di terminal)

Setelah 3 jam perjalanan, sampailah kita di Pak Chong. Setelah turun dari Bus kita langsung jalan menuju hotel yang kedua yaitu At Home Hostel. Tinggal lurus lagi 100 meter ada gang atau tepatnya di seberang TMB Bank. Di gang itulah letak At Home Hostel. Syukurlah owner hostel ini lancar english dan dia dgn baiknya nanyain kita mau jaln kemana aja, dan dia akan nunjukin tempatnya di map. Hostel ini emang shared bathroom tapi aku jamin bersih bangettt. Setelah check in kita langsung sewa motor di hostel itu juga. (kalo bensinnya ga full mending kalian beli bensin dulu karna jaraknya lumayan jauhhh, kemaren untung aja aku nemu dagang bensin eceran hahaha Thailand rasa Indo)

img_2200

Ngengg berangkatlah kita ke Khao Yai, dimana daerah ini banyak tempat-tempat gemes. Bermodalkan waze, sampailah kita di tempat pertama yaitu Palio Village. Palio village ini adalah sekumpulan toko-toko yang bernuansa Eropa. Utk masuk ke tempat ini free. Tapi ramee banget.

 

30 menit aja uda cukup buat kami keliling palio village. Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Primo Piazza. Primo Piazza hampir mirip-mirip dengan Palio Village, tapi disini lebih luas, dan sepi tanpa terlalu banyak ada toko, dan disini kita bisa kasi makan alpaca, sheep and donkey

Setelah puas nikmatin suasana Eropa KW di Primo Piazza, kita lanjut ke The Bloom, jaraknya lumyan jauh juga dari Primo Piazza, tempat ini adalah kebun yang penuh bungaa-bungaaa syantik. Bagus sih tapi lumayan jauh juga menuju kesini.

img_2206

Karna uda agak sore, kita langsung balik pulang ke hotel, dan ketika balik sudah malam, jadi kita langsung ke Pak Chong Night Bazzar alias pasar malaaam. Ya disini barang-barang dan makanannya juga murah-murah.

img_2225

$.Cost : (1 Bath = Rp.390)

  1. Tiket bus Mo Chit 2 terminal to Pak Chong 133 Bath
  2. At home hostel standard double 670 bath, aku booking pakai bookig.com tp bayarnya ketika sampai.
  3. Sewa motor 300 bath
  4. Palio village Freeee
  5. Primo Piazza 100 bath
  6. The Bloom 100 bath

Day 3. Pak Chong to Cha Am

Hari ini full dengan perjalanan dari utara ke selatan Thailand. Bus dari Pak Chong ke Cha am berangkat mulai dari jam 11 pagi. Untuk membeli tiket bus tersebut bisa keluar dari gang at home hostel lalu belok kanan dan jalan kira-kira lagi 50 meter. Ketika sudah masuk ke dalam bus, bilang pada kernet kalau tujuan kita adalah ke santorini park stay, agar bisa diturunin di seberang santorini park.

img_2209

Perjalanan kurang lebih 5 jam, ketika rasany uda deket dari santorini park, aku buka maps supaya ga kelewatan. Jadi kalo uda mau deket dan uda liat bangunannya santorini park, lebih baik langsung ambil ancang-ancang buat suru supir bus berhenti takutnya lupa. Dan kemarin pengalaman ku supirnya lupa, dan uda lewat 500 meter hikss. Disini ga ada taksi, dan transprtasi lainnya. Jadilah aku tlp hotel untuk jemput. Ini no tlp nya +66 32 772 955.

Akhirnya sampe dan agak menyesal sampe agak malam semuanya uda agak gelap, tapi tetep indah!! Setelah check in pegawai hotel antar kita langsung ke kamar karna hotelnya cukup luas. Yuhu kamar kita no 7, my lucky number! Mata berbinar-binar ketika liat di depan kamar ada carousel segede gambreng, uuwhh gemas. Setelah taruh barang kita ga mau buang-buang waktu percuma, jadi kita pergi menikmati fasilitas hotel, ada common room alias dapur yang buka 24 jam jadi kita bisa bikin teh, kopi dan susu free sepuasnya, ada playing room yang nyediain dvd movie, mainan untuk anak-anak, uno, domino, dan banyak games lainnya.

img_2208

$.Cost : (1 Bath = Rp.390)

  1. Tiket bus Pak chong to Cha am 274 bath
  2. Santorini Park Stay Bunk Bed Rp.757.000

Day 4. Santorini Park Stay to Don Mueang

Bangun di pagi hari langsung semangat buat mandi dan breakfast cantik ala Santorini. Setelah breakfast, aku keliling hotel pakai sepeda yang merupakan salah satu fasilitas free dari hotel.

Kemudian kita keluar dari lingkungan hotel ke Santorini Park. Jadi hotel ini letaknya di dalam Santorini Park. Untuk yang ga mau nginep sih bisa nikmati harinya di Santorini Park. Tetapi Santorini park cenderung berisi toko-toko, permainan-permainan, dan sedikit ramai. Karna aku nginep di hotelnya, jadi aku dapet diskon 30% untuk coba 2 permainan yaitu carousel dan ferris wheel. Dari harga tiket per sekali main 120 bath, aku hanya membayar 84 bath.

Setelah selesai liat-liat, main, foto-foto, berat rasanya harus check out dari tempat yang super bagus ini L. Ketika check out, aku juga memesan van untuk kembali ke Bangkok. Van ada setiap 30 menit. Dan resepsionisnya yang akan tlp untuk memesankan. Nanti van akan langsung jemput kita di hotel. Ku kira akan luas di dalam van, tapi ternyata sempit dan full, hahaha ya mau gimana lagi enjoy ajaaa.

img_2181

Kurang lebih kaya gini yaa aku lupa foto van ku yg kemaren

Setelah 3 jam perjalanan, aku cek lah maps, dan van berhenti di suatu terminal dan whaaattt masi lumayan jauh dari Bangkok. Bersyukur and super luckyyy tenyata aku satu van dengan orang Indonesia, dan bapak ibu itu punya tujuan yang sama dengan kita, kalo engga ga tau deh gimana nasib kita. Akhirnya jadilah ekor ibu bapak yang sangat baik itu. Jadi setelahh turun van, akan ada free shuttle bus untuk ke victory monument. Setelah sampai di Victory Monument, kita tetep ngekor sm ibu dan bapak itu, karna hotel beliau deket dengan platinum mall yaitu tujuan akhir kitaa. Dari victory monument kita naik BTS (skytrain) to Ratchathewi. Nah untuk beli tiket BTS ini pake mesin yang hanya menerima uang koin. Jadi kalo kalian yang ga punya koin bisa tuker di counter uang deket mesin tiket ya.

img_2215

Sesampainya di Ratchathewi, Si ibu nawarin untuk titip koper kita di lobby hotelnya aja supaya ga rempong ke mall, uwh baiknyaahh. Nah untuk menuju ke Platinum mall, dari BTS Ratchathewi turun di sisi kiri. Kemudian jalan ke arah balik jalan raya, setelah lampu merah tinggal belok kanan dan luruuuusss ajja sekitar 500 meter. Platinum Mall ini mirip-mirip ITC Jakarta, gede bangettt sampe ada gedung 1-3, tapi setiap lantai yang dijual sejenis, baju ya baju aja selantai, dll. So pastii harga barang-banrangnya juga murcek-murcek.

img_2216

Setelah liat-liat dan belinji sedikit, balik lah kami ambil tas dan menuju hotel berikutnya. Kembali lagi naik BTS, dari BTS Ratchathewi ke BTS Mo Chit.

Sesampainya di BTS Mo Chit, kita langsung nyebrang di jembatan peyebrangan dan turun belok kanan. Nanti setelah turun lurus 20 meter akan ada terminal bus. Tunggulah Bus A1 dengan tujuan Don Mueang. Setelah berada dalam bus, buka maps tujuan ke hotel D-Well Residence, setelah dirasa deket, kita berhenti di terminal terdekat dari hotel. Dan kemudian pesen Grab taksi untuk langsung ke hotel.

Hotel ini deket dari Don Mueang Intenational Airport, dan yang paling penting free transfer to airport. Tapi free transfernya akan dianter ke suatu hotel, nah dari hotel ini tinggal naik dan nyebrang di jembatan penyebrangannya langsung sampai airport.

$.Cost : (1 Bath = Rp.390)

  1. Van from Santorini Park Stay to Bangkok 160 Bath
  2. BTS from Victory Monument to Ratchathewi 22 Bath
  3. BTS from Ratcharhewi to Mo Chit 37 Bath.
  4. Tiket Bus A1 to Don Mueang 30 Bath
  5. Grab from terminal bus to D-well hotel 39 Bath
  6. D-well hotel twin bed Rp 280.000

Sekian cerita backpackeran dua gadis dengan sahabat saya si Esaputri hahaha. 2x lebih mengasyikan ketimbang harus pakai travel. Setelah aku hitung-hitung biaya pokok perorangnya cuma 3.465.290. Harga tersebut untuk berangkatnya genap, misalnya pergi berdua jadi hotel, taksi, sewa motor bisa patungan. dan harga itu tidak termasuk biaya makan, belanja, dan lain-lain ya.

Ini aku rangkum lagi tips-tips backpackeran ke Thailand :

  1. Tetep online adalah hal yang paling penting, terutama melihat maps ketika jalan maupun sedang di dalam kendaraan umum.
  2. Orang Thai rata-rata baik dan ramah, selalu bertanya kalo bingung, walaupun mereka ga ngerti, jangan nyerah tanya orang yang lain sampe ketemu jawabannya :p
  3. Selalu bawa print-printan booking hotel, dan tunjukkan ke sopir atau kernet transportasi umum.

img_2220

Ini contohnya, di bawah nama dan alamat hotel akan ada tulisan Thailand, yang akan mempermudah abang supir atau kernet mencari alamat.

4. Kalo dijalan udah tersesat atau bingung, paling aman download dan pakailah Grab Taksi

5. Bingung makan dimana, bisa ke toko Seven Eleven aja, karna tersebar dimana-mana dan makanan instannya enak (thai tea jangan lupa).

Semoga kisah cerita drama ini bisa membantu kalian yang ingin traveling di suasana baru Thailand yaahhh ^^.

Khob khun kaabbb.