8 Days 7 Nights Thailand Itinerary with Little Family

Holaaaa…

Kembali lagi ku tulis perjalanan ke negara favorite aku, Thailandd. Kenapa bisa jadi favorite? Karna Negara Thailand ini selain surganya wisata kuliner dan belanja, orang-orangnya sebagian besar yang aku temui baik-baik sekaliiii, sehingga aku merasa teramat nyaman berkeliling ria di negara ini. Nah kali ke 4 di Thailand ini uda ga bisa trip yang bebas dan suka-suka karna uda ada ekor yang ikutin alias baby Manda haha ^^. Jadi waktu kita batasi, dan tenaga juga terbatas untuk jalan, ya jadi kita kalo uda capek naik taksi dan balik hotel, bahkan bisa tidur siang dulu santai. Untuk kalian yang masih sendiri dan energik mungkin bisa coba trip di blog ku yg sebelumnya, explore terus jangan kasih kendor haha.

Oke pertama-tama aku akan kasi tips persiapan untuk si Baby yang umurnya uda 1 tahun.

  1. Pilih flight di malam hari supaya baby tidur, kemarin aku pilih jam 1:30am. Usahakan memberi susu ketika take off dan landing. Dan siapkan juga video anak untuk jaga-jaga baby terbangun dan rewel.
  2. Bawa makanan instan baby. Karna di Thailand makanannya banyak yang berminyak, asam dan pedas, jadi aku lebih memilih bawa bubur instant dan abon untuk anak. Jadi ketika di Thai tinggal beli nasi putih. Jangan lupa bawa biskuit untuk cemilan. Dan juga obat-obatan dan vitamin untuk berjaga-jaga.
  3. Baju yang santai-santai saja karna udaranya sedikit panas
  4. Aku lebih milih bawa gendongan aja dan tidak membawa stroller karna ribetnya naik turun transportasi umum.
  5. Untuk perlengkapan lainnya tidak perlu khawatir dan banyak membawa barang-barang bayi. Karna bisa beli di Thai aja. Jadi buat sesimple mungkin ya.

Sekarang aku akan ulas itinerary ku selama seminggu di bangkok with my lovely little family ^^

Day 1
Don Mueang Airport to Ekamai

Ok ketika sampai Don Mueang Airport, langsung menuju imigrasi yang antriannya super panjangnya. walaupun lebih rempong tp bawa bayi juga berkah banget, karna dapet priority jadi ga perlu antri deh hihihi. Setelah selesai, turun dan belok ke kanan untuk beli sim card. Aku pake True 1 minggu 7gb. Setelah beres, lanjut ke hotel dengan Grab karna uda lelah banget gendong baby. Aku menginap di Nantra Ekamai Hotel. Hotel ini Bisa check in 24 jam, strategis 300 meter dari BTS (sky train) Ekamai, free breakfast, murah, kamarnya kecil banget tapi untuk sekedar tidur dengan lokasi yang oke, aku rekomendasikan hotel ini.

$ : Grab don mueang to nantra ekamai hotel 381 bath
Nantra ekamai hotel idr 300k via traveloka
Simcard true 1 minggu 7gb 299 bath

Ekamai to Asiatique The Riverfront

Asiatique merupakan kumpulan tempat nongkrong, makan, main dan shopping di tepi sungai Mekong. Waktu terbaik untuk ke Asiatique ini adalah sore menjelang malam untuk sekalian menikmati gemerlapnya kota Bangkok dari tepi sungai. Untuk menuju ke Asiatique sangat mudah dengan BTS. Dari BTS Ekamai kita bisa beli tiket dr mesin tiket, pilih BTS Saphan Taksin kemudian masukin uang koinnya (harus koin ya). Kalau masih bingung bisa beli di konter tiket saja. Nah ketika sudah naik ke dalam BTS turun lah di BTS Siam, kemudian pindah ke train seberangnya menuju National Stadium, setelah itu keluar dan pindah lagi ke train seberangnya dan turun ketika sudah sampai di BTS Saphan Taksin. Setelah sampai di BTS Saphan Taksin turun tangga dan belok ke kanan. Ikuti jalan keluarnya sampai melihat dermaga sungai, kemudian belok ke kiri dan nanti akan ada free shuttle boat menuju ke Asiatique Riverfront. Nah untuk balik ke hotel tinggal kembali lagi ke BTS Saphan Taksin dan pilih  BTS Ekamai

$ : BTS Ekamai to BTS Saphan Taksin 48 bath
BTS Saphan Taksin to BTS Ekamai 44 Bath

Day 2
Siam

Hari kedua ini suami memilih untuk pergi ke mall dan ke Madame Tussauds, jadi kita pergi lah ke Siam Paragon. Ini mall super gede dengan segala macam branded berkelas dunia. Sepertinya butuh seharian full untuk bisa kelilingi ini mall. Ketika sampai mall ini kami langsung menuju Madame Tussauds untuk foto-foto kemudian lanjut free nonton ice age 4D. Dan kemudian keliling sampai kaki gempor hahaha. Nah untuk menuju kesini dari BTS Ekamai menuju BTS Siam. Kemudian langsung sampai di mallnya.

$ : BTS Ekamai to BTS Siam 44 bath begitu juga ketika balik pulang
Tiket masuk Madame Tussauds, 998 Bath di counter ticket, tapi aku langsung cek traveloka dan disana jual IDR 286k. Hemat 40% hahaha emak-emak kudu cerdik bandingin harga :p

Day 3
Cha am

Nah balik lagi ke daerah Cha am ini, disini banyak tempat wisata yang instagramable seperti santorini park, swiss sheep farm, camel republic. Nah dari bangkok menuju cha am aku naik van dari eastern terminal ekamai deket sama hotel. Kemarin aku bertujuan ke camel republic tapi ternyata tutup setiap rabu. So sad jauh-jauh dari bangkok dan tutup. Tapi dengan kebaikan yang super dari satpam disana aku ditawari naik motornya dia untuk ke swiss sheep farm 1km dari camel republic. Swiss sheep farm ini cukup panas dan sepi, binatangnya juga cenderung kasihan kurus-kurus. Huhu. Nah setelah selesai aku pesan taksi lewat loket ticket di swiss sheep farm.

Nah akhirnya rencana mau ke terminal Cha am, ditawari sm drivernya untuk jalan lagi, akhirnya aku pilih khao luang cave. Dan cave ini bagus banget, sepi tenang dan super duper indah.

$ : Van eastern terminal bangkok to cha am 160 bath
Ticket masuk swiss sheep farm 150 bath
Paket taksi dari swiss sheep farm to khao luang cave dan terminal cha am 800 bath/mobil
Van from cha am terminal to bangkok 100 bath

Day 4
Khao yai

Hari ke 4 ini aku memutuskan untuk pergi ke daerah utara yakni Khao Yai, di traveling sebelumnya aku udah pernah ke daerah ini juga untuk pergi ke tempat yang ala-ala eropa seperti primo piazza, palio village, dan the bloom. Khao yai ini masuk daerah sejuk banyak bukit karna merupakan taman nasional Thailand. Untuk travelling kali ini, aku memutuskan untuk mencari hotel yang tenang dan nyaman. Akhirnya saya memilih untuk pergi ke Dusitd2 hotel. Fasilitasnya oke banget dan family friendly, mulai dari kamar yang super nyaman, gym, big pool, bike, playground kecil anak-anak, danau mini, sampai kandang kelinci dan alpaca. Nah untuk menuju ke hotel ini, aku naik van dari mo chit new van terminal di chatuchak. Nanti cari saja loket menuju khao yai dan bilang untuk langsung menuju hotel ya dituju, nanti kita akan bayar extra tapi langsung diantar ke hotel. Seharian aku hanya berkeliling di hotel saja karna memang hotelnya jauh dari mana-mana ya plosok bukit gitu lah hihi. Tapi buat yang mau kelilingi khao yai silahkan baca blog ku yang pertama ya

$ : Van new van terminal mo chit to dusitd2 hotel khao yai 400 bath
Dusitd2 hotel via traveloka Idr 1.654.000

Day 5
Khao yai to Bangkok

Setelah puas menikmati semua fasilitas hotel kami langsung balik ke Bangkok dengan memesan taksi dari hotel yang nantinya akan diantar ke pak chong terminal untuk kemudian naik  van menuju mo chit terminal bangkok. Kemudian sesampainya di Bangkok kita kembali lagi ke nantra hotel dan kemudian cuma explore mall dekat hotel dan icip-icip makanan dimana-mana.

$ : taksi hotel dusitd2 to pak chong terminal 800 bath/mobil
Pak chong terminal to mo chit terminal bangkok 120 bath

Day 6
Chatuchak Weekend Market

Aku kebetulan pindah hotel dekat dengan chatuchak weekend market yaitu pradipat hotel via taksi. Cuma aku kurang merekomen hotel ini karna ini hotel tua, kasurnya keras, cuma ya emang sih dekat dengan chatuchak 1km lebih sih tetep harus naik taksi. Seharian muter-muter ini chatuchak weekend market dimana surganya belanja yang buka hanya jumat malam, sabtu dan minggu jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Tips belanja disini adalah, kalau nemu barang yang kalian suka langsung beli, karna belum tentu ketemu lagi tokonya saking luasnya pasar ini hahaha.

$ : Nantra hotel to pradipat hotel via taksi 210 bath
Pradipat hotel to chatuchak market 50 via taksi 50 bath

Day 7
Chatuchak & Wat Pho, D-well residence

Setelah kemarin seharian di chatuchak suami ku belum puas juga dan kebetulan mau tukar baju yang salah size, rencana nya mau ke platinum mall, yaitu mall yang seperti mangga dua nya Bangkok, tapi apa daya batal dan jadinya belanja di chatuchak lagi hahaha. Untuk yang mau ke platinum diblog sebelumnya ada cara menuju kesananya. Setelah puas belanja sampai kantong kering, kita menuju Wat Pho, yakni kuil bersejarah di Thailand, di kuil ini terdapat patung budha yang memiliki ukuran yang sangat panjang dan besar. Serta ratusan patung Budha dan candi-candi yang unik dan menawan. Sebenarnya selain Wat Pho ada banyak tempat sejarah disekitarnya seperti Wat Arun, dan Grand Palace, tapi karna sudah sore kami hanya memilih satu tempat yakni Wat Pho, tetapi memang sore hari lah waktu yang tepat menurut aku untuk berkunjung karna tidak terlalu panas, lampu-lampu candi di hidupkan sehingga menambah kecantikannya. Untuk menuju ke kuil-kuil bersejarah di Thailand, kita diminta untuk menghormati dengan menggunakan baju yang sopan, harus berlengan dan tidak boleh mengenakan celana dan rok pendek. Setelah puas menikmati indahnya Wat Pho akhirnya kita kembali ke pradipat hotel dan kemudian pindah hotel ke D-well residence hotel.

$ : chatuchak to wat pho via taksi 200 bath
Ticket masuk Wat pho 200 bath
Wat pho to pradipat hotel 300 bath (tanpa argo karna tidak ada pilihan lain)
Pradipat to d-well residence via taksi 220 bath

Day 8
D-well residence & Don Mueang Airport

Nah aku kalo hari terakhir selalu memilih hoetl d-well residence ini karna free airport traansfer, ketika check in kita tinggal bilang aja jam berapa mau ke airport tapi ada pilihannya. Dan tidak boleh telat semenit pun karna mereka ontime banget.

$ : D-well residence hotel via traveloka Idr 224.000

 

Nah sekian itinerary ku selama seminggu, ada beberapa tips yang bisa aku rangkum dari perjalanan ini :

  1. Lebih murah dan mudah taksi umum ketimbang grab, tapi pastikan untuk tetap menggunakan argo, karna terkadang banyak juga taksi yang kalau kita kasi tau tujuannya mau kemana langsung pasang tarif yang cukup tinggi.
  2. Jangan malu untuk bertanya, kalau mereka ga ngerti buka google translate dan gunakan voice mode nya untuk mempermudah. Mereka pasti akan membantu kok.
  3. Coba lah segala jenis makanannya baik di pinggir jalan maupun di mall. Rata-rata harga makananny adalah 40 bath.
  4. Untuk ke daerah cha am dan khao yai, sepertinya akan lebih murah apabila menyewa mobil, tapi jaraknya lumayan jauh ratusan km, tapi akan lebih hemat apalagi beramai-ramai.

Semoga tulisan ini dapat membantu kalian yang ingin jalan-jalan dengan keluarga dan teman-teman. ^^

5D4N Feels like Europe in Thailand

img_2143

Sawasdee kruuuubbbb ^^,

Hai hai semuaaa, aku mau bagi-bagi pengalaman nih, pengalaman backpacker manjah 3-7 Desember 2016  kemarin ke Thailand. Ini kali kedua (jangan nyanyi lagu Raisa ya) aku traveling ke Thailand. Yang pertama aku ke sana sekitar tahun 2011 dengan menggunakan travel, seru sih tapi jujur emang jauh lebih seruuu berangkat sendiri dibanding pake travel. Waktu itu tujuan travelnya ya yang umum-umum aja sekitar Bangkok dan Pattaya. Setelah baca banyak referensi dan Thailand sangat luas, maka aku berdua aja dengan temen cembul aku si Putri berangkatlah mengexplore bagian utara, tengah, dan selatan Thailand. Nah ini aku kasi tau detailnya.

Day 1. Chatucak Weekend Market

Hal pertama yang dipikirin kalo mau backpacker kemana pun so pasti tiket promo! Tentunya dengan membeli tiket promo akan menekan budget kita, dan kemarin aku beli tiket promo Air Asia pulang pergi dari Ngurah Rai Airport (Bali) ke Don Mueang (Thailand). Nah pada Sabtu pagi pesawat kita flight pukul 7:45 am dan sampe di Don Mueang International Airport pada 10:55am. Setelah kelar mengurus imigrasi dan ngambil bagasi, aku pergi ke counternya True Move untuk beli kartu internet, penting banget buat online ketika traveling sendiri karna sangat butuh maps, google translate, update2 :p, dll. beli kartu provider Thailand akan lebih murah ketimbang pake paket internet provider Indonesia. Untuk menuju counter ini, setelah ambil bagasi kalian turun eskalator dan belok kiri.

img_2146

Setelah selesai mengurus provider, tepat di depan counter adalah pintu keluar menuju halte bus. Kita langsung ke hotel pertama kita yakni G9 Hotel Bangkok dengan bus A1 dengan tujuan Chatucak. Selalu bawa print tiket hotel kemana pun kalian pergi, ketika masuk bus kalian bisa tunjukkan pada kernetnya alamat hotel yang ada pada tiket hotel, dan nanti dia akan kasi tau dimana kalian harus turun. Bus berhenti di halte dekat dengan BTS Mo Chit. Untuk menuju hotel kalian tinggal jalan ke arah balik dari jalan raya karna lebih deket, lebih tepatnya kalian bisa pake google maps atau waze aja. Untuk yang males jalan bisa pake Grab Taksi, atau Tuk-Tuk. semuanya aku rasa dijamin aman, apalagi pake Grab mudah dan harganya pasti, apalagi supirnya lumayan bisa bahasa inggris, sedangkan tuk-tuk harus sedikit nawar lagi ya. Kita pilih G9 Bangkok Hotel karna hotelnya deket dengan Chatucak weekend market.

 

img_2199

Setelah check in dan taruh barang di kamar, karna uda siang dan laperr, kita pergi cari makan dulu, dan yang terdekat ada Seven Eleven, selama di Thailand kita selalu makan di Sevel karna ada makanan instan yang tinggal di oven. Rasanya dijamin enak dan murah, makanan start from 25 bath-45 bath, thai tea 14-25 bath. Dan jangan lupa beli Thai Tea disini enaaakk bgtt.

img_2145

Setelah habis makan kita lgsg cau ke Chatucak Weekend market yang jaraknya tidak terlalu jauh dari hotel. Chattucak ini hanya buka di hari sabtu dan minggu aja ya. Karna lumayan lelah setelah flight, dll, maka kita ke chatucak naik tuk-tuk. Sesampainya chatucak, namanya juga cewek langsung heboh buat belanja sampe-sampe aku beli tas yang lumayan besar kaya koper ^^. Harga barang-barang disini rata-rata 100 bath ke atas seperti baju, tas, sandal, dll. Dijamin gemes dan murcek.

img_2195

$.Cost : (1 Bath = Rp.390)

  1. Tiket pesawat Air Asia PP Rp.2.250.000 termasuk bagasi 20kg.
  2. Kartu provider True Move untuk 1 minggu internet 199 bath.
  3. Bus A1 dari bandara ke Chatucak 30 bath
  4. Hotel G9 Bangkok Rp. 296.000
  5. Tuk-tuk dari hotel ke Chatucak weekend market 70 bath

Day 2. Palio Vilage, Primo Piazza, The Bloom

Nah di hari kedua ini, kita berangkat ke utara Thailand. Saran aku sih berangkat sepagi mungkin agar banyak waktu jalan-jalan ketika sampai di Khao Yai. Kita berangkat jam 6 pagi dari hotel ke Mo Chit 2 bus terminal dengan menggunakan Grab karna jaraknya lumayan jauh kalo jalan hehe. Sampai di terminal, kita langsung membeli tiket bus menuju Pak Chong di loket 49. Busnya berangkat setiap 30 menit. Sekali lagi selalu nanya sama petugasnya di terminal yang mana bus kalian, supaya ga ketinggalan.

img_2198

Foto loket 49 dan tiketnya (21-160 adalah no.bus, 78 adalah gate di terminal)

Setelah 3 jam perjalanan, sampailah kita di Pak Chong. Setelah turun dari Bus kita langsung jalan menuju hotel yang kedua yaitu At Home Hostel. Tinggal lurus lagi 100 meter ada gang atau tepatnya di seberang TMB Bank. Di gang itulah letak At Home Hostel. Syukurlah owner hostel ini lancar english dan dia dgn baiknya nanyain kita mau jaln kemana aja, dan dia akan nunjukin tempatnya di map. Hostel ini emang shared bathroom tapi aku jamin bersih bangettt. Setelah check in kita langsung sewa motor di hostel itu juga. (kalo bensinnya ga full mending kalian beli bensin dulu karna jaraknya lumayan jauhhh, kemaren untung aja aku nemu dagang bensin eceran hahaha Thailand rasa Indo)

img_2200

Ngengg berangkatlah kita ke Khao Yai, dimana daerah ini banyak tempat-tempat gemes. Bermodalkan waze, sampailah kita di tempat pertama yaitu Palio Village. Palio village ini adalah sekumpulan toko-toko yang bernuansa Eropa. Utk masuk ke tempat ini free. Tapi ramee banget.

 

30 menit aja uda cukup buat kami keliling palio village. Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Primo Piazza. Primo Piazza hampir mirip-mirip dengan Palio Village, tapi disini lebih luas, dan sepi tanpa terlalu banyak ada toko, dan disini kita bisa kasi makan alpaca, sheep and donkey

Setelah puas nikmatin suasana Eropa KW di Primo Piazza, kita lanjut ke The Bloom, jaraknya lumyan jauh juga dari Primo Piazza, tempat ini adalah kebun yang penuh bungaa-bungaaa syantik. Bagus sih tapi lumayan jauh juga menuju kesini.

img_2206

Karna uda agak sore, kita langsung balik pulang ke hotel, dan ketika balik sudah malam, jadi kita langsung ke Pak Chong Night Bazzar alias pasar malaaam. Ya disini barang-barang dan makanannya juga murah-murah.

img_2225

$.Cost : (1 Bath = Rp.390)

  1. Tiket bus Mo Chit 2 terminal to Pak Chong 133 Bath
  2. At home hostel standard double 670 bath, aku booking pakai bookig.com tp bayarnya ketika sampai.
  3. Sewa motor 300 bath
  4. Palio village Freeee
  5. Primo Piazza 100 bath
  6. The Bloom 100 bath

Day 3. Pak Chong to Cha Am

Hari ini full dengan perjalanan dari utara ke selatan Thailand. Bus dari Pak Chong ke Cha am berangkat mulai dari jam 11 pagi. Untuk membeli tiket bus tersebut bisa keluar dari gang at home hostel lalu belok kanan dan jalan kira-kira lagi 50 meter. Ketika sudah masuk ke dalam bus, bilang pada kernet kalau tujuan kita adalah ke santorini park stay, agar bisa diturunin di seberang santorini park.

img_2209

Perjalanan kurang lebih 5 jam, ketika rasany uda deket dari santorini park, aku buka maps supaya ga kelewatan. Jadi kalo uda mau deket dan uda liat bangunannya santorini park, lebih baik langsung ambil ancang-ancang buat suru supir bus berhenti takutnya lupa. Dan kemarin pengalaman ku supirnya lupa, dan uda lewat 500 meter hikss. Disini ga ada taksi, dan transprtasi lainnya. Jadilah aku tlp hotel untuk jemput. Ini no tlp nya +66 32 772 955.

Akhirnya sampe dan agak menyesal sampe agak malam semuanya uda agak gelap, tapi tetep indah!! Setelah check in pegawai hotel antar kita langsung ke kamar karna hotelnya cukup luas. Yuhu kamar kita no 7, my lucky number! Mata berbinar-binar ketika liat di depan kamar ada carousel segede gambreng, uuwhh gemas. Setelah taruh barang kita ga mau buang-buang waktu percuma, jadi kita pergi menikmati fasilitas hotel, ada common room alias dapur yang buka 24 jam jadi kita bisa bikin teh, kopi dan susu free sepuasnya, ada playing room yang nyediain dvd movie, mainan untuk anak-anak, uno, domino, dan banyak games lainnya.

img_2208

$.Cost : (1 Bath = Rp.390)

  1. Tiket bus Pak chong to Cha am 274 bath
  2. Santorini Park Stay Bunk Bed Rp.757.000

Day 4. Santorini Park Stay to Don Mueang

Bangun di pagi hari langsung semangat buat mandi dan breakfast cantik ala Santorini. Setelah breakfast, aku keliling hotel pakai sepeda yang merupakan salah satu fasilitas free dari hotel.

Kemudian kita keluar dari lingkungan hotel ke Santorini Park. Jadi hotel ini letaknya di dalam Santorini Park. Untuk yang ga mau nginep sih bisa nikmati harinya di Santorini Park. Tetapi Santorini park cenderung berisi toko-toko, permainan-permainan, dan sedikit ramai. Karna aku nginep di hotelnya, jadi aku dapet diskon 30% untuk coba 2 permainan yaitu carousel dan ferris wheel. Dari harga tiket per sekali main 120 bath, aku hanya membayar 84 bath.

Setelah selesai liat-liat, main, foto-foto, berat rasanya harus check out dari tempat yang super bagus ini L. Ketika check out, aku juga memesan van untuk kembali ke Bangkok. Van ada setiap 30 menit. Dan resepsionisnya yang akan tlp untuk memesankan. Nanti van akan langsung jemput kita di hotel. Ku kira akan luas di dalam van, tapi ternyata sempit dan full, hahaha ya mau gimana lagi enjoy ajaaa.

img_2181

Kurang lebih kaya gini yaa aku lupa foto van ku yg kemaren

Setelah 3 jam perjalanan, aku cek lah maps, dan van berhenti di suatu terminal dan whaaattt masi lumayan jauh dari Bangkok. Bersyukur and super luckyyy tenyata aku satu van dengan orang Indonesia, dan bapak ibu itu punya tujuan yang sama dengan kita, kalo engga ga tau deh gimana nasib kita. Akhirnya jadilah ekor ibu bapak yang sangat baik itu. Jadi setelahh turun van, akan ada free shuttle bus untuk ke victory monument. Setelah sampai di Victory Monument, kita tetep ngekor sm ibu dan bapak itu, karna hotel beliau deket dengan platinum mall yaitu tujuan akhir kitaa. Dari victory monument kita naik BTS (skytrain) to Ratchathewi. Nah untuk beli tiket BTS ini pake mesin yang hanya menerima uang koin. Jadi kalo kalian yang ga punya koin bisa tuker di counter uang deket mesin tiket ya.

img_2215

Sesampainya di Ratchathewi, Si ibu nawarin untuk titip koper kita di lobby hotelnya aja supaya ga rempong ke mall, uwh baiknyaahh. Nah untuk menuju ke Platinum mall, dari BTS Ratchathewi turun di sisi kiri. Kemudian jalan ke arah balik jalan raya, setelah lampu merah tinggal belok kanan dan luruuuusss ajja sekitar 500 meter. Platinum Mall ini mirip-mirip ITC Jakarta, gede bangettt sampe ada gedung 1-3, tapi setiap lantai yang dijual sejenis, baju ya baju aja selantai, dll. So pastii harga barang-banrangnya juga murcek-murcek.

img_2216

Setelah liat-liat dan belinji sedikit, balik lah kami ambil tas dan menuju hotel berikutnya. Kembali lagi naik BTS, dari BTS Ratchathewi ke BTS Mo Chit.

Sesampainya di BTS Mo Chit, kita langsung nyebrang di jembatan peyebrangan dan turun belok kanan. Nanti setelah turun lurus 20 meter akan ada terminal bus. Tunggulah Bus A1 dengan tujuan Don Mueang. Setelah berada dalam bus, buka maps tujuan ke hotel D-Well Residence, setelah dirasa deket, kita berhenti di terminal terdekat dari hotel. Dan kemudian pesen Grab taksi untuk langsung ke hotel.

Hotel ini deket dari Don Mueang Intenational Airport, dan yang paling penting free transfer to airport. Tapi free transfernya akan dianter ke suatu hotel, nah dari hotel ini tinggal naik dan nyebrang di jembatan penyebrangannya langsung sampai airport.

$.Cost : (1 Bath = Rp.390)

  1. Van from Santorini Park Stay to Bangkok 160 Bath
  2. BTS from Victory Monument to Ratchathewi 22 Bath
  3. BTS from Ratcharhewi to Mo Chit 37 Bath.
  4. Tiket Bus A1 to Don Mueang 30 Bath
  5. Grab from terminal bus to D-well hotel 39 Bath
  6. D-well hotel twin bed Rp 280.000

Sekian cerita backpackeran dua gadis dengan sahabat saya si Esaputri hahaha. 2x lebih mengasyikan ketimbang harus pakai travel. Setelah aku hitung-hitung biaya pokok perorangnya cuma 3.465.290. Harga tersebut untuk berangkatnya genap, misalnya pergi berdua jadi hotel, taksi, sewa motor bisa patungan. dan harga itu tidak termasuk biaya makan, belanja, dan lain-lain ya.

Ini aku rangkum lagi tips-tips backpackeran ke Thailand :

  1. Tetep online adalah hal yang paling penting, terutama melihat maps ketika jalan maupun sedang di dalam kendaraan umum.
  2. Orang Thai rata-rata baik dan ramah, selalu bertanya kalo bingung, walaupun mereka ga ngerti, jangan nyerah tanya orang yang lain sampe ketemu jawabannya :p
  3. Selalu bawa print-printan booking hotel, dan tunjukkan ke sopir atau kernet transportasi umum.

img_2220

Ini contohnya, di bawah nama dan alamat hotel akan ada tulisan Thailand, yang akan mempermudah abang supir atau kernet mencari alamat.

4. Kalo dijalan udah tersesat atau bingung, paling aman download dan pakailah Grab Taksi

5. Bingung makan dimana, bisa ke toko Seven Eleven aja, karna tersebar dimana-mana dan makanan instannya enak (thai tea jangan lupa).

Semoga kisah cerita drama ini bisa membantu kalian yang ingin traveling di suasana baru Thailand yaahhh ^^.

Khob khun kaabbb.